4 Alasan Bayern Munich Kandidat Juara Champions Musim Ini

fakta pertama:
 

Jakarta – Tak ada yang menyangkal jika Bayern Munich tampil perkasa musim ini. Mereka menjuarai Bundesliga dengan begitu dominan, tampil di final Liga Champions, dan masih menyisakan satu laga final DFB Pokal melawan VfB Stuttgart. Peluang untuk meraih treble winner musim ini pun terbuka lebar.

Di Bundesliga Bayern juga mencatatkan rekor pencapaian poin tertinggi, dengan mengantongi 91 poin hasil dari 29 kali menang, 4 kali imbang, dan hanya sekali mengalami kekalahan.

Di kompetisi Liga Champions musim ini, Bayern juga mampu tampil di final dengan jalan yang mulus. Bahkan, sebelum tampil di final mereka berhasil menyingkirkan raksasa Spanyol, Barcelona, dengan agregat telak 7-0.

Berikut beberapa kekuatan Bayern, yang menjadikan mereka relatif lebih difavoritkan untuk menjadi juara musim ini.

fakta ke 2:
 
PERTAHANAN YANG KUAT

Bayern adalah tim dengan paling sedikit memberikan kesempatan lawannya melakukan attempts  dengan rataan 8 percobaan per game. Kemampuan melakukan pressing secara kolektif, dan baiknya para pemain melakukan intersep umpan–umpan lawan, menjadi kekuatan sendiri bagi mereka.

Fakta lain adalah di lia pertandingan terakhir mereka di Eropa, Bayern mampu mencatatkan rekor tidak kemasukan gol. Terakhir mereka kebobolan adalah saat bertemu Arsenal di babak 16 besar. Sisanya, hingga partai semifinal melawan Barcelona, gawang Manuel Neuer masih utuh.

Kuatnya kekuatan bertahan Bayern juga tak lepas dari peran Javi Martinez dan Bastian Schweinsteiger. Dengan formasi khas 4-2-3-1, kedua pemain ini bermain apik dalam peranya sebagai double pivot. Di pertandingan melawan Barcelona, kedua pemain ini mampu mematikan motor serangan Barca yaitu Xavi dan Iniesta. Dengan matinya motor serangan, otomatis aliran bola ke depan menjadi terhambat.

Hal yang sama harus diwaspadai Dortmund di partai puncak nanti, Dortmund memang mengandalkan Robert Lewandowski sebagai striker tunggal di depan. Striker timnas Polandia ini telah mencetak 10 gol dan menempati peringkat kedua top skorer di bawah Cristiano Ronaldo. Jika bisa memotong jalur distribusi bola ke Lewandowski, otomatis Bayern akan memaksa Dortmund untuk mencari alternatif lain dalam mencetak gol.

fakta ke 3:

Mike Hewitt/Getty Images

KEKUATAN SAYAP

Memanfaatkan kecepatan dan kemampuan dribling kedua sayapnya, Arjen Robben dan Franck Ribery, Bayern memang menjadikan sisi lapangan menjadi tumpuan kekuatan dalam menyerang. Distribusi bola Bayern memang lebih banyak dialirkan ke area ini, dengan umpan-umpan pendek yang cenderung melebar.

Ribery dan Robben akan berduel langsung dengan dua bek sayap Dortmund, Lukasz Piszczek dan Marcel Schmerzel, masing–masing di kanan dan kiri. Meski kedua bek Borussia Dortmun ini terkenal tangguh dalam mengantisipasi sayap lawan, dengan kemampuan membawa bola yang baik oleh Robben dan Ribery, tidak akan sulit bagi Bayern untuk memasuki area final third.

Dengan dibantu gelandang lain, Schweini dan Mueller, kolaborasi Ribery-Robben akan mampu merepotkan lini tengah Dortmund. Schweini mampu mendistribusikan bola dengan baik ke kedua sayap Bayern, baik melalui umpan pendek langsung ke Ribery dan Robben ataupun melalui Mueller di depannya. Jika menemui jalan buntu pun, tak sulit bagi kedua sayap ini karena Mueller akan dengan senang hati membuka ruang untuk menerima umpan.

Kombinasi Ribery dan Robben memang pilihan utama Heynckes dalam mengisi pos sayap Bayern. Namun, sebenarnya masih ada nama Xherdan Shaqiri yang menjadi pelapis kedua pemain ini, yang kemampuanya juga tidak perlu diragukan. Beberapa kali dikombinasikan dengan baik Ribery maupun Robben, pemain ini mampu menggantikan peran secara baik ketika ditempatkan di kanan maupun kiri.

Selain itu, masih ada nama Mueller yang bisa ditempatkan melebar mengisi pos sayap Bayern. Dengan komposisi pemain demikian, tak heran sayap Bayern begitu kuat musim ini.

fakta ke 4:

Mike Hewitt/Getty Images
FAKTOR THOMAS MUELLER

Mueller harus diakui merupakan salah satu aktor utama dominasi Bayern di semua kompetisi musim ini. Di Liga Champions, ia menjadi pencetak gol terbanyak di tim, dengan raihan 8 gol, meski sejatinya Mueller bukanlah seorang target man, karena memang lebih sering beroperasi dibelakang Mandzukic maupun Gomez.

Selain dibelakang striker, Mueller juga mampu bermain melebar mengisi pos flank kanan. Beberapa kali pemain ini bermain sebagai sayap, yaitu ketika Heynckes mengistirahatkan salah satu pemain sayapnya, Robben maupun Ribery, yang mulai terpengaruhi usia.

Salah satu kemampuan terbaik Mueller adalah cerdik dalam mencari ruang kosong. Nalurinya untuk terus bergerak tanpa kawalan dan memanfaatkan ruang sempit menjadikanya tampil menawan baik di Bayern Munich maupun timnas Jerman. Dengan tipikal sayap Bayern yang suka membawa bola, maka kemampuan Mueller ini memang sesuai dengan gaya permainan Robben dan Ribery. Ketika kondisi jalan buntu dan tidak tahu harus membawa bola kemana, Mueller akan datang di ruang kosong dan siap menerima umpan.

Dengan jumlah 8 gol di Liga Champions dan 13 gol di Bundesliga (kedua setelah Mandzukic), Mueller jadi salah satu kekuatan utama Bayern musim ini. Ia mampu maju ke depan, dan bahkan berposisi di depan Mandzukic atau Gomes ketika striker Bayern tidak mendapat distribusi bola maupun dikawal ketat. Maka, tidak seperti Dortmund yang harus pusing ketika Lewandowski tidak mendapat asupan bola, Bayern masih mempunyai Mueller yang siap mengancam gawang Roman Weidenfeller.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s